LATIHAN BAB II
11. Pengertian
linguistic adalah ilmu bahasa atau ilmu yang mengambil bahasa sebagai objek
kajiannya. (Abdul Chaer, 2009:3)
22 Nama
ahli : Abdul Chaer
Judul buku : Psikolinguistik kajian teoritik
Tahun terbit : 2009
Nama penertbit : PT Rineka Cipta
Kota penerbit : Jakarta
33. Definisi
Linguistik: ilmu yang mempelajari tentang bahasa dan tidak hanya mengkaji
sebuah bahasa saja seperti bahasa jawa, bahasa arab, melainkan mengkaji seluk
beluk bahasa pada umumnya karena bahasa sebagai alat interaksi sosial dan alat
komunikasi.
44. a.
bisa mengucapkan lafal bahasa yang diucapkan dengan benar
b. mengerti makna bahasa yang telah
diucapkan
55. ada
5 sub kajian linguistik, yaitu:
a. fonetik
b. fonologi
c. morfologi
d. sintaksis
e. semantik
66. Fonetik
berada dalam tataran medium, karena fonetik hanya mempelajari tentang
bunyi-binyi bahasa, tidak sampai mendalami fungsi bunyi-bunyi bahasa.
LATIHAN III
2
. Fonetik merupakan bidang kajian ilmu pengetahuan yang menelaah bagaimana manusia menghasilkan bunyi-bunyi bahasa dalam ujaran, menelaah gelombang-gelombang bunyi bahasa yang dikeluarkan, dan bagaimana alat pendengaran manusia menerima bunyi-bunyi bahasa untuk dianalisis oleh otak manusia.
. Fonetik merupakan bidang kajian ilmu pengetahuan yang menelaah bagaimana manusia menghasilkan bunyi-bunyi bahasa dalam ujaran, menelaah gelombang-gelombang bunyi bahasa yang dikeluarkan, dan bagaimana alat pendengaran manusia menerima bunyi-bunyi bahasa untuk dianalisis oleh otak manusia.
3. Nama
ahli : Masnur Muslich
Judul
buku : Fonologi Bahasa
Indonesia
Tahun
terbit : 2008
Nomor
halaman :
Nama
penerbit : PT Bumi Aksara
Kota
penerbit : Jakarta
4. Fonetik dikatakan mengkaji bunyi bahasa tanpa memperhatikan fungsi bunyi bahasa sebagai pembeda makna, karena fonetik termasuk linguistik mikro yang mempelajari bunyi-bunyi bahasa, tetapi belum sampai mempelajari tentang fungsi bunyi-bunyi bahasa.
5. fungsi bunyi bahasa sebagai alat
komunikasi:
a bahasa merupakan
akibat yang lebih jauh dari ekspresi diri
b. komunikasi tidak
akan sempurna bila ekspresi diri kita tidak diterima atau dipahami
c. penggunaan bahasa
sebagai alat komunikasi
6. kajian bunyi bahasa berada dalam lingkup la
parole, yaitu bahasa berada dalam wujud yang nyata dalam kehidupan dan
kongkrit, seperti ujaran. Contohnya saat kita berkomunikasi dengan orang maka apa
yang kita sampaikan tersebut merupakan bunyi bahasa yang nyata dalam kehidupan. 7. Fonetik yang dipelajari dan menjadi penekanan bagi guru bahasa adalah fonetik organis atau artikulatoris, karena jenis fonetik ini merupakan jenis fonetik yang terpenting dan bagian yang memberikan sumbangan bagi kajian ilmu bahasa.
8. guru bahasa harus mampu mendeskripsikan bunyi bahasa yang diucapkan salah oleh siswa dan berupaya membetulkan ucapan siswanya, karena bahasa merupakan hal yang sekunder yang harus dipelajari dengan benar baik dalam pengucapan maupun dalam pemaknaanya.
9. Cara mempelajari bunyi bahasa, sesorang tersebut harus sehat pendengaran, lalu dapat mendengarkan suara. Suara bersumber pada gesekan atau benturan benda-benda. Suara bersumber dari alat suara pada binatang dan manusia. Selanjutnya lambing bahasa adalah bunyi-bunyi yang dihasilkan oleh alat bicara manusia, jadi bunyi bahasa dihasilkan oleh alat ucap manusia.
10. binatang mampu menghasilkan bunyi bahasa, karena binatang juga dapat mengeluarkan bunyi walaupun bunyi tersebut tidak dimengerti oleh manusia.
11. Manfaat teoritis berhubungan dengan penguasaan bidang fonetik akan menjadi bekal utama bagi seseorang dalam rangka mengembangkan dirinya sebagai ilmuwan.
12.Seseorang yang berprofesi dan mendayagunakan kemampuan lisan patut menguasai fonetik. Misalnya: penyair, penyanyi, presenter, pembawa acara, dan reporter suatu media masa elektronik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar